Minggu, 23 Juli 2017 12 komentar

Pengalaman Mendaftar Beasiswa Unggulan: Sesi Wawancara

Assalamu'alaikum....
Selamat siang teman-teman semuanya. Semoga sehat dan selalu semangat menebar kebaikan dan manfaat bagi semua orang.
Nah, kali ini Saya, Arin, mau share tentang pengalaman mendaftar beasiswa unggulan (BU) yang diselenggarakan oleh Kemendikbud RI. Setelah beberapa bulan lalu saya juga sudah share pengalaman mendaftar sampai pada tahap seleksi administrasi, kalau temen-temen belum baca bisa buka link ini http://arinafaila.blogspot.co.id/2016/09/pengalaman-mendaftar-beasiswa-unggulan.html.
Untuk kali ini, saya akan share pengalaman saya saat seleksi wawancaranya, dan alhamdulillah saya bisa lolos dan menjadi salah satu awardee beasiswa ini.
Oke, sebenarnya untuk wawancara adalah tahap akhir dimana seleksi ini adalah paling menentukan teman-teman diterima beasiswa atau tidak. So, tahap ini jangan dianggap remeh dan tetap serius latihan menjawab pertanyaan seputar wawancara beasiswa. Sedikit pengalaman saja, jadi menjelang waktu seleksi wawancara ini, ya mungkin sekitar 2 minggu sebelum hari-H gitu, Saya rajin nyari contoh pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan saat tes wawancara beasiswa. Soalnya banyak juga contoh pertanyaan yang bisa kalian temukan di internet. Nah, waktu itu saya nemu beberapa pertanyaan yang sepertinya sering muncul di seleksi wawancara dan akhirnya saya ketik ulang beserta jawabannya, terus saya print sebagai bahan latihan setiap harinya. hehehe.. serius banget gak si? soalnya kesempatan gk datang dua kali kan katanya, so i have to do my best for this one.
Hampir setiap hari ketika saya ada waktu pasti latihan wawancara. Soalnya waktu itu, saya masih berkerja jadi wartawan di salah satu surat kabar di Indonesia, jadi bayangkan saja gimana sibuknya, tapi tetap saja harus latihan. Dan tidak tanggung-tanggung juga, Saya sering lho latihan sendiri di depan kaca. soalnya butuh latihan kontak mata dan ekspresi yang pas. hehehe
Oke, bagi temen-temen yang sudah lolos administrasi dan bisa lanjut seleksi wawancara, ada beberapa masukan dari Saya sebagai bekal mengikuti seleksi, diantaranya:
Pertama, bawa semua berkas ASLI yang sudah kalian upload saat mendaftar pertama kali untuk seleksi administrasi. Kenapa? karena itu semua akan dilihat satu per satu oleh interviewer. Jadi jangan sampai ada yang ketinggalan ya..
Kedua, Kalian harus paham dan hapal hal-hal apa saja yang kalian tulis di proposal rencana studi. Karena itu juga menjadi bahan pertanyaan interviewer. Jangan sampai apa yang kalian sampaikan berbeda dengan apa yang kalian tulis.  Hal-hal kecil sampai dengan yang besar juga perlu kalian pahami. Misal, berapa mata kuliah yang diambil nanti, berapa jumlah sks-nya, dll.
Ketiga, Tampil yang rapi dan sopan, dan tidak perlu berlebihan.
Keempat, Jawab pertanyaan dengan baik. Hal ini meliputi ketegasan, kejelasan, tidak bertele-tele, dan penuh semangat dan keinginan bahwa kalian adalah orang yang pantas mendapat beasiswa ini.
Kelima, perhatikan posisi duduk dan cara melihat kalian saat wawancara. Posisi duduk harus tegap, dan jangan banyak melihat sekeliling. Kontak mata yang baik akan sangat berpengaruh dengan suasana saat wawanacara.
Yap mungkin itu yang perlu kalian siapkan, dan itu juga hanya masukan dari saya. Kalian perlu mencari referensi lain dari orang-orang yang mendapat beasiswa juga yah. Yang penting tetap semangat.. hehehe.
Sebagai tambahan semangat lagi buat kalian, jadi kalau udah dapat beasiswa itu rasanya seneeeeng banget. Kuliah tidak minta lagi sama orang tua. dan menurut saya, beasiswa unggulan ini sudah sangat cukup mencukupi kebutuhan kuliah kalian. Ya memang tidak sebanyak LPDP mungkin ya, tapi spertinya gak beda jauh lah, yang penting udah bisa buat bayar SPP dan biaya hidup. Dan buat saya yang kuliah di Jogja itu udah lumayan banget. Jadi, jangan sampai kelewat dan hilang begitu saja ya kesempatannya..

oh Iya kalau ada temen-temen yang mau lihat rangkuman daftar pertanyaan yang diajukan saat wawancara, bisa tinggalkan komentar dan alamat email kalian. Semoga bermanfaat ya.. Good luck
Kamis, 06 Juli 2017 0 komentar

LIBRARY INNOVATIONS

Library Innovation #5
Jadi Pustakawan Kece dan Fashionable

Assalamu’alaikum, Selamat sore semuanya....
Ketemu lagi nih dengan postingan Library Innovations dari Arin. Semoga selalu ada yang mengikuti dan membaca postingan saya ya... hehehe #ngarep

Oke deh, hari ini Arin mau bahas tentang fashion. Ayok yang cewek-cewek merapat ya... . Ups tapi fashion kali ini adalah fashion untuk pustakawan guys. Hehehe masih selalu tentang perpustakaan yaa...
Tapi jangan salah guys, menentukan fashion yang tepat untuk pustakawan itu bukan hal yang gampang ya. Pasti teman-teman masih banyak yang berpikiran bahwa pustakawan itu identik dengan perempuan tua, jutek, gak gauh, gak fashionable, pakai kacamata, dan galak. Iya kan? Nah sekarang ini sudah gak zaman guys pustakawan aya gitu. Pustakawan modern harus tampil cantik dan interaktif. Jadi ayo yang jadi pustakawa harus selalu memperhatikan penampilannya ya... hehehe

Kalau bicara tentang fashion atau pakaian sesungguhnya adalah berbicara tentang sesuatu yang erat dengan idiri kita, bener gak guys? Jadi gak salah kalau kata Thomas Carlyle, pakaian menjadi “perlambang jiwa” (emblems of the soul). Karena pakaian itu bisa menunjukkan siapa pemakainya, atau yang lebih keren kata Umberto Eco “I speak through my cloth”, eeeaaa. Hehhee
Pakaian yang kita pakai juga menampilkan berbagai fungsi. Bisa juga sebagai bentuk komunikasi, menyampaikan pesan artifaktual dan bersifat non verbal. Jadi seorang pustakawan juga perlu memperhatikan bentuk tampilannya karena dapat dijadikan sebagai komunikasi. Apalagi di perpustakaan adalah tempat banyak pemustaka yang pastinya selalu melihat penampilan kita. Begituuu

Oke sekarang ini saya pengen bahas dan sharing sama teman-teman tentang style atau fashion modern yang bisa dipakai pustakawan perempuan. Biar pustakawatinya tidak cupu dan harus up to date. Beberapa model fashion ini hanya referensi dari saya yang sekiranya bisa diterapkan di perpustakaan teman-teman.

1. Style Casual
Gaya kasual sebenarnya adalah gaya yang santai dan tidak formal. Apabila seseorang menggunakan pakaian bertema kasual akan terlihat lebih santai dan tidak kaku. Model ini sebenarnya cocok digunakan oleh pustawan ketika bekerja. Tapi style kasual tetap harus yang sopan ya. Teman-teman bisa menyesuaikan lingkungan di tempat kerja. Pakaian kasual yang biasa dikenakan adalah seperti celana jeans dan kemeja. Ada beberapa manfaat ketika teman-teman menggunakan pakaian kasual, seperti:
a. Menstimulasi munculnya kreativitas
Dengan menggunakan busana kasual memperlihatkan bahwa anda merupakan orang yang santai dan tidak dalam keadaan tertekan. Selain itu, kesan santai ini akan mempengaruhi anda dengan lingkungan seperti keakraban dan memperlancar proses pertukaran ide dan informasi.
b. Menghapus kesan kaku dan tertutup
Berpakaian kasul ternyata juga dapat membuang anggapan bahwa anda adalah orang yang tertutup. Kesan ini sangat menguntungkan bagi pustakawan agar pemustaka merasa enjoy dan ingin berkomunikasi dengan anda.


2. Style Feminim
Style feminim adalah tipe pakaian yang biasa digunakan oleh perempuan-perempuan feminim. Rata-rata perempuan feminim selalu ingin tampil cantik dan memikat. Nah, style ini juga bagus diterapkan di perpustakaan agar terlihat cantik dan mempesona. Heheh.. gaya pakaian ini bisa diterapkan dengan mengenakan rok panjang atau sepanjang lutut dengan dikombinasikan kemeja feminim. Tidak lupa juga anda bisa menggunakan anting agak panjang dan aksesoris kalung bagi yang tidak mengenakan jilbab.





3. Style Cool
Gaya tampilan cool adalah gaya pakaian yang bisa memberi kesan keren. Seseorang yang menggunakan gaya pakaian ini tidak hanya terkesan santai tetapi juga terlihat lebih berwibawa. Gaya pakaian satu ini juga sangat cocok bagi pustakawan untuk tampil kece dan fashionable. Gaya tampilan ini akan membuat pustakawan terlihat cantik dan disegani. Salah satu contoh tampilan keren dan cool yang bisa dipakai adalah menggunakan celana bahan, kemeja lengan panjang dimasukkan dan menggunakan aksesoris dasi. Pustakawan juga bisa memadukannya dengan menggunakan kacamata yang fashionable agar terlihat lebih kece.



Nah itu guys beberapa rekomendasi style pakaian bagi pustakawan perempuan ya.. tidak ada salahnya kalau pustakawan juga bisa tampil cantik, kece, dan fashionable asal tetap sopan dan sesuai dengan lingkungan. Memperhatikan gaya pakaian ini sangat penting untuk merubah image pustakawan yang selama ini masih terkesan negatif. Makanya, yuk tampil cantik sebagai pustakawan. Biar pemustakanya seneng dan tertarik datang ke perpustakaan. Hehehe

Oke guys..sampai sini dulu postingan Library Innovation kali ini ya. Semoga selalu memberian manfaat bagi semuanya. Amiin..
Tetap jaga semangat dan selalu kembangkan inovasi. Salam literasi dan inovasi!!!!
#KIMV #Libraryinnovation #Librarianfashionable

Wassalamu’alaikum 
 
;