Teori Kajian Pemakai
oleh : Arina Faila Saufa
1. Pengertian
- Powell (1994:21-34), menggunakan dua istilah untuk mengkaji pemakai, yaitu House of Survey User (pemakai yang sudah menjadi anggota) dan Community Analysis(pemakai yang menjadi anggota ataupun tidak).
- Sulistyo-Basuki, membagi jenis pemakai menjadi tiga kelompok berdasarkan sosio-professional (pekerjaan) yaitu: a. pemakai yang belum terlibat dalam kehidupan aktif dalam pencarian infromasi. ex: mahasiswa. b. pemakai yang mempunyai pekerjaan tetap, dan bidang spesialis tertentu. ex: pegawai negeri, dosen, dokter, dll. c. pemakai umum yang memrlukan informasi umum untuk keperluan khusus.
- Suyanto dalam Suwanto (2000, 382-391) user studies merupakan kajian secara sistematis terhadap karakteristik dan perilaku pemakai informasi berkenaan dengan interaksinya dengan sistem informasi.
- White (1993), sebuah kajian bisa dinamakan sebagaikajian pemakai apabila kajian tersebut merupakan kajian yang tidak terfokus pada apa yang dikerjakan oleh perpustakaan tetapi pada apa yang dilakukan oleh pencari informasi, artinya yang dikaji adalah orang-orang yang membutuhkan informasi bukan pada lembaganya.
- Savoleinen (dalam Vakkari dan Cronin, 1992:153) kegiatan pencarian dan penggunaan informasi serta penciptaan dan pengolahannya adalah kegiatan Sense-making yang dipengaruhi oleh faktor-faktor internal dan ekstrenal individu yang bersifat subyektif. sedangkan kajian pemakai adalah kegiatan terhadap faktor-faktor internal dan eksternal tersebut untuk menyibak kegiatan sense-making.
2. teori dari para ahli
- Belkin (1985: 11-19) bahwa kebutuhan informasi muncul karena adanya kesenjangan dalam struktur pengetahuan manusia dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. kesenjangan ini disebut dengan Anomalous State of Knowledge (ASK). dan kesenjangan inilah yang akhirnya mendorong manusia untuk mencari infromasi guna memenuhi kebutuhannya.
- Khulthau (1991:362) dalam pencarian infromasi dikenal adanya rangkaian aktivitas yang dinamakan Information Searching Process. aktivitas tersebut adalah : inisiasi, seleksi, eksplorasi, formulasi, koleksi, presentasi.
- Wilson (2000:49) perilaku pencarian informasi adalah perilaku pencarian tingkat mikro yang ditunjukkan seseorang ketika berinteraksi dengan semua jenis sitem informasi. semakin tinggi kebutuhan akan informasi yang diinginkan, semakin tinggi pula pencarian informasi yang dilakukan.
- Ford, tujuan Kajian Pemakai adalah untuk memahami proses perpindahan informasi dan semua implikasinya untuk semua bentuk lembaga informasi dan penyebaran informasi yang berhubungan dengan sistem, menkelaskan fenomena yang dikaji, memahami perilaku pemakai, memperkirakan dan mengantisipasi perilaku pemakai, mengontrol fenomena dan menumbuhkan pemanfaatan informasi dan memanipulasi kondisi-kondisi yang dianggap penting.

0 komentar:
Posting Komentar