Jumat, 02 Juni 2017

LIBRARY INNOVATIONS

Library Innovation #2

Bikin Perpustakaan Lebih Interaktif dengan Layanan Selfie

Selfie di Perpustakaan? Hayuuuuk.... ! hehehe
Hay gus, selamat malam semuanya. Semoga sehat selalu dan lancar puasanya bagi yang menjalankan yaa.. amiin.

Balik lagi nih di blog Arien guys. Setelah postingan sebelumnya tentang “Cake Pans Reference di Perpustakaan Umum Kansas” di  http://arinafaila.blogspot.co.id/2017/05/library-innovations.html, nah kali ini saya akan sharing tentang inovasi perpustakaan lagi yaitu layanan selfie di Perpustakaan.
Selfie? Siapa lagi yang gak tahu dengan selfie ya... dari yang kecil, muda, dan tua masih banyak yang suka selfie kan? Nah, sejak selfie menjadi fenomena nge-trend di seluruh dunia sekitar 2014 lalu, ternyata salah satu perpustakaan umum di California tepatnya di wilayah Escondido tidak mau ketinggalan dengan fenomena selfie ini. The public library of Escondido ini juga pinter banget memanfaatkan fenomena selfie untuk aktivitasnya di perpustakaan. Kira-kira apa ya idenya? Hehehe

Ternyata, perpustakaan umum ini memasang beberapa iPad di layanan koleksi yang bisa digunakan pengguna untuk ber-selfie, lalu foto hasil selfie ini akan dipakai untuk kartu perpustakaan. Layanan selfie ini dinamai sebagai layanan “Sign-up Selfie” sebagai salah satu tahap untuk mendapatkan kartu perpustakaan atau #GetCarded. So, kartu perpustakaan di sana sudah tidak lagi pakai foto kaku kayak foto KTP ya guys...

                                            http://techsoupforlibraries.org/blog/sign-up-selfies-how-patrons-getcarded-at-escondido-public-library

Tidak hanya itu, pemustaka juga bisa ber-selfie dengan membawa buku paling disukai dari perpustakaan di sana. Wow,,, it’s very nice guys. Nah, tidak sampai di sini, pustakawan di perpustakaan umum Escandido ini juga memberikan reward tiap minggunya bagi foto terbaik dengan di upload di sosial media milik perpustakaan di antaranya facebook dan instagram. Bayangkan saja, minggu pertama iPad selfie ini dipasang sudah ada 200 lebih foto yang masuk. Nah, betapa tingginya antusias dari pemustaka di sana menikmati layanan selfie itu.

Melihat layanan yang tidak kalah inovatif ini menunjukkan kalau perpustakaan harus lebih bisa membangun interaksi yang baik dengan pemustaka. Bagaimana tidak guys? Lihat saja kalau perpustakaan bisa memanfaatkan setiap momen-momen yang terjadi di sekitarnya, pasti pemustaka juga akan turut antusias memanfaatkannya. Karena sekali lagi, perpustakaan harus tetap up date yaa jangan sampai ‘Kudet’. Hehehe  Coz “Doing small things like this will help influence the public’s perception of the public library”.

Membangun image yang baik serta branding yang berkualitas tentunya penting bagi perpustakaan. Nah, menurut saya ide ini juga bisa diterapkan nih di perpustakaan kalian. Terutama untuk menjaring pemustaka kalangan muda kayaknya cocok banget nih.. Coba deh perpustakaannya dikasih layanan kayak gini, dan lihat saja hasil dan dampaknya yaa.. heheh selamat mencoba. Sebuah quotes dari saya “The Library is My Happy Place”. Jadi, buat perpustakaan kalian menjadi tempat yang menyenangkan ya guys.. sampai jumpa lagi di postingan The Libray Innovations selanjutnya ya. Salam Literasi dan Inovasi!

#KIMV #Libraryinnovations #Libraryinspirations


0 komentar:

Posting Komentar

 
;