Library
Innovation #2
Bikin
Perpustakaan Lebih Interaktif dengan Layanan Selfie
Selfie
di Perpustakaan? Hayuuuuk.... ! hehehe
Hay
gus, selamat malam semuanya. Semoga sehat selalu dan lancar puasanya bagi yang
menjalankan yaa.. amiin.
Balik
lagi nih di blog Arien guys. Setelah postingan sebelumnya tentang “Cake Pans
Reference di Perpustakaan Umum Kansas” di http://arinafaila.blogspot.co.id/2017/05/library-innovations.html, nah kali ini saya akan sharing
tentang inovasi perpustakaan lagi yaitu layanan selfie di Perpustakaan.
Selfie? Siapa lagi yang gak tahu dengan selfie ya... dari yang
kecil, muda, dan tua masih banyak yang suka selfie kan? Nah, sejak selfie
menjadi fenomena nge-trend di seluruh dunia sekitar 2014 lalu, ternyata
salah satu perpustakaan umum di California tepatnya di wilayah Escondido tidak
mau ketinggalan dengan fenomena selfie ini. The public library of
Escondido ini juga pinter banget memanfaatkan fenomena selfie untuk
aktivitasnya di perpustakaan. Kira-kira apa ya idenya? Hehehe
Ternyata,
perpustakaan umum ini memasang beberapa iPad di layanan koleksi yang bisa digunakan
pengguna untuk ber-selfie, lalu foto hasil selfie ini akan
dipakai untuk kartu perpustakaan. Layanan selfie ini dinamai sebagai
layanan “Sign-up Selfie” sebagai salah satu tahap untuk
mendapatkan kartu perpustakaan atau #GetCarded. So, kartu perpustakaan di sana
sudah tidak lagi pakai foto kaku kayak foto KTP ya guys...
http://techsoupforlibraries.org/blog/sign-up-selfies-how-patrons-getcarded-at-escondido-public-library
Tidak
hanya itu, pemustaka juga bisa ber-selfie dengan membawa buku paling
disukai dari perpustakaan di sana. Wow,,, it’s very nice guys. Nah,
tidak sampai di sini, pustakawan di perpustakaan umum Escandido ini juga
memberikan reward tiap minggunya bagi foto terbaik dengan di upload
di sosial media milik perpustakaan di antaranya facebook dan instagram.
Bayangkan saja, minggu pertama iPad selfie ini dipasang sudah ada 200 lebih
foto yang masuk. Nah, betapa tingginya antusias dari pemustaka di sana
menikmati layanan selfie itu.
Melihat
layanan yang tidak kalah inovatif ini menunjukkan kalau perpustakaan harus
lebih bisa membangun interaksi yang baik dengan pemustaka. Bagaimana tidak
guys? Lihat saja kalau perpustakaan bisa memanfaatkan setiap momen-momen yang
terjadi di sekitarnya, pasti pemustaka juga akan turut antusias
memanfaatkannya. Karena sekali lagi, perpustakaan harus tetap up date
yaa jangan sampai ‘Kudet’. Hehehe Coz “Doing
small things like this will help influence the public’s perception of the
public library”.
Membangun image yang baik serta branding yang
berkualitas tentunya penting bagi perpustakaan. Nah, menurut saya ide ini juga
bisa diterapkan nih di perpustakaan kalian. Terutama untuk menjaring pemustaka
kalangan muda kayaknya cocok banget nih.. Coba deh perpustakaannya dikasih
layanan kayak gini, dan lihat saja hasil dan dampaknya yaa.. heheh selamat
mencoba. Sebuah quotes dari saya “The Library is My Happy Place”. Jadi, buat
perpustakaan kalian menjadi tempat yang menyenangkan ya guys.. sampai jumpa
lagi di postingan The Libray Innovations selanjutnya ya. Salam
Literasi dan Inovasi!
#KIMV #Libraryinnovations #Libraryinspirations


0 komentar:
Posting Komentar